Gagal Atasi Pasangan Baru Denmark, Tontowi/Liliyana Terhenti di QF China Open SSP

Ter-baru.com – Langkah pasangan ganda campuran terbaik Indonesia, yakni Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dalam turnamen China Open Super Series Premier 2017 harus terhenti di babak delapan besar usai kalah atas pasangan Denmark Mathias Christiansen/Christinna Pedersen melalui pertandingan 3 set yakni 21-15 8-21 16-21.

Dalam pertandingan tersebut, Tontowi mengatakan bahwa ia kerap kali melakukan kesalahan sendiri. Kekalahan ini akhirnya membuat pasangan tersebut gagal melaju ke babak semifinal turnamen tersebut.

“Permainan mereka lumayan bagus hari ini. Saya sendiri banyak melakukan kesalahan sendiri dan kurang maksimal, itu yang membuat lawan tambah percaya diri. Terus lawannya yang saya rasakan juga bolanya masuk-masuk terus, jadi sayanya agak bingung di lapangan, banyak mati-mati sendiri,” ujar Tontowi,

“Game kedua kami agak kendor. Seperti kesalahan biasanya, kami mati sendiri secara beruntun. Itu yang bikin mereka percaya diri dan kami menjadi tertekan. Itu aja sih kendalanya. Karena di kelas delapan besar ini kualitasnya sudah sama. Tinggal gimana kitanya. Kalau yang saya rasakan di game kedua dari poin 0 sampai 6 itu cepat sekali,” timpal Liliyana.

“Sementara kami tidak ada perubahan. Kami coba buat keluar dari hal itu, tapi balik lagi melakukan yang sama. Sama halnya dengan game ketiga. Jadi mereka dapat poin dengan mudah dan nggak ada capeknya,” tambah Liliyana.

Sebenarnya, lawan yang mereka hadapi secara ranking berada jauh dibawah mereka. Namun, jika dilihat dari individu dari pemain Denmark sendiri, mereka memang merupakan pemain yang berkualitas. Sebut saja seperti Pedersen yang sebelumnya berada di jajaran atas ranking BWF ketika berpasangan dengan Joachim Fischer Nielsen.

Sedangkan Mathias Christiansen merupakan pemain muda sehingga secara power pemain tersebut lebih baik dan juga lebih pria. Jadi, meskipun Denmark merupakan peasangan baru, mereka memiliki skil yang bagus dan berpengaalaman secara individu.

“Mereka pasangan baru, mungkin lebih fresh. Dibanding dengan Fischer (Joachim Fischer Nielsen) pemain cowok yang ini lebih muda. Lebih prima cover lapangannya. Kalau Pedersen sendiri kurang lebih sama saja,” imbuh Liliyana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *