Juara di Australia Terbuka dan Wimbledon, Federer Tatap AS Terbuka

Ter-baru.com – Roger Federer kembali meraih kemenangan dalam turnamen sekelas Grand Slam tahun ini. Kemenangan dalam kejuaraan Wimbledon yang belum lama ia raih, merupakan kemenangan yang ke-19 untuk turnamen tenis dengan titel Grandd Slam yang pernah ia dapatkan. Jumlah kemenangan yang diraih oleh petennis tersebut juga merupakan yang terbanyak di dunia.

Dua dari 19 kemenangannya dalam turnamen sekelas Grandd Slam bahkan berhasil ia raih di tahun ini. Sebagai informasi, pada awal tahun petennis tersebut berhasil menjadi juara dalam Australia Terbuka.

Tahun ini, pemain tersebut juga masih berpeluang untuk menambah gelarnya karena dia juga akan ikut serta dalaam turnamen Amerika Serikat Terbuka. Mengenai turnamen yang akan digelar pada akhir Agustus nanti, Federer membeberkan mengenai peluangnya dalam kejuaraan tersebut.

“Akan menjadi sebuah lelucon, jika saya tiba-tiba memenangi tiga Grand Slam tahun ini,” ujar Federer.

“Saya tahu jika tetap mempertahankan kondisi maka ada peluang untuk tampil bagus di AS Terbuka. Tapi, untuk jadi juara? Yeah, saya merasa harus realistis,” imbuhnya.

“Saya tak lagi berumur 25 tahun. Saya tak yakin bisa memenangi tiga Grand Slam dalam setahun. Memenangi dua gelar sudah cukup gila, dan sudah cukup bagus bagi saya,” kata Federer, yang akan berusia 36 tahun pada bulan depan.

“Saya tentunya berusaha mempersiapkan diri sebaik-baiknya agar punya peluang terbaik untuk tampil oke di AS Terbuka,” katanya.

Berdasarkan histori yang yang pernah dialami oleh Federer, petennis tersebut selalu mampu menjadi juara dalam turnamen Amerika Serikat Terbuka, jika ia juga berhasil meraih gelar dalam turnamen Australia Terbuka dan Wimbledon. Hal ini seperti yang ia dapat pada tahun 2004, 2006, dan 2007.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *