Kecintaan Putty Armein Terhadap Boling Tak Tergoyahkan Oleh Berbagai Masalah Yang Melanda

Ter-baru.com – Putty Armein, selaku salah satu pemain boling Indonesia mengaku bahwa kecintaannya kepada boling membuat wanita itu mengatakan ingin terus menekuni olahraga boling. Putty menyampaikan bahwa SEA Games 2017 nanti akan menjadi ajang pembuktian baginya.

Putty sejatinya sempat membela Indonesia dalam ajang SEA Games 2011. Dua tahun berikutnya, yakni pada 2013, olahraga tersebut tidak dimainkan dalam multievent SEA Games. Sedangkan 2015 ia harus cuti karena tengah mengandung anaknya. Akhirnya pada 2017 ini menjadi ajang come back baginya dalam kejuaraaan tersebut.

“Saya waktu itu sempat cuti hamil setahun. Setelah itu, saya dipanggil kembali menjalani pelatnas dan menjadi salah satu yang terpilih untuk mengharumkan nama Indonesia,” kata Putty saat ditemui disela-sela latihan tim pelatnas boling di Jaya Ancol Boling, Jakarta Utara, Kamis (20/7/2017).

Pada SEA Games 2017, boling sendiri sedang melakukan tahap seleksi dimana 14 atlet akan diambil 12 yang akan mengikuti ajang olehraga terbesar di Asia Tenggara tersebut. Prestasi yang pernah didapatkan oleh Putty adalah sebagai peraih medali perak dalam Asian Games yang diadakan di Doha.

Berbagai masalah yang dialami oleh pelatnas Boling seperti gaji telat dan peralatan tersendat, ternyata tak menggoyahkan dirinya untuk tetap berkutat dalam dunia Boling.

“Saya sih langsung iya (saat mendapatkan keseepatan masuk pelatnas), karena saya masih cinta banget dan ingin sekali menjadi salah satu yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” kata Putty.

“Kendala pasti ada, tapi sebagai atlet elite, atlet yang dipelatnas yang sudah sekian lama, selama 17 tahun, bagaimana melihat Indonesia itu harus bisa mengenyampingkan semua kendala dengan tetap menjadi juara. Tidak ada gunanya (juga) selalu komplain, capek. Yang pasti kita terima atau tidak. Kalau saya terima tidak komplain, kalau saya tidak terima, ya keluar,” tutur Putty.

“Sekarang saya memilih olahraga boling, turun ke tim nasional, itu memang sudah saya pikirkan (konsekuensinya). Jadi apapun yang saya lakukan harus yang terbaik karena saya sudah mengorbankan hal yang penting juga. Saya tidak sempat kuliah karena harus terjun full. Jadi apa pun yang saya hadapi harus saya terima. Jadi pilihannya terima keadaan atau saya keluar dari tim. So far masih bisa dijalani,” ungkap perempuan kelahiran Palembang 24 Oktober 1981 itu.

SEA Games 2017 dijadikan oleh Putty sebagai batu loncatan atau persiapan sebelum ia akan mengikuti kejuaraan yang lebih tinggi yakni pada kejuaraan Asian games 2018 yang kebetulan juga akan di helat di Indonesia. Wanita itu memang saat ini masih sangat lapar akan gelar. Ia terus ingin menambah gelar pada masa aktifnya menjadi pemain boling.

“Saya belum juara dunia. Asian Games sudah empat kali turun, tapi belum pernah emas, hanya medali saja. Saya ingin bisa meraih itu. Jadi, saya berharap bisa dapat kesempatan di sana dan mewujudkan cita-cita saya,” ucap Putty.

“Team of five itu sulit dan Indonesia belum pernah sama sekali meraih emas di nomor itu. Kami ingin mewujudkan itu di Malaysia walaupun tuan rumah sangat kuat tapi itu menjadi tantangan saya, kami, di sana.”

“Saya juga sangat antusias karena saya sudah menjalani (latihan) intensif yang jauh lebih dari sebelumnya. Dari segi latihan fisik, recovery juga, semoga dengan semua yang kita jalani akan buahkan hasil dari sebelumnya,” harap dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *